3 Pesan Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Subadar”. sebelum meninggal

kh-m-subadar
Rois Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Muhammad Subadar atau yang sering disapa KH Mas Subadar meninggalkan pesan sebelum mengehembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (30/7/2016).

Pesan tersebut diungkapkan saat beliau menjalani perawatan di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo Surabaya.

“Beliau sebenarnya ke Surabaya tidak dalam rangka opname, melainkan untuk menghadiri temu alumni santri se Madura di Bangkalan. Tetapi sebelum ke Bangkalan mampir periksa. Ternyata perlu ada yang diperdalam,” kata menantu almarhum yg juga Ketua Tanfidziyah PCNU Kab Pasuruan, KH Imron Mutamakkin, Sabtu malam.

Karena harus menjalani perawatan, Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Ulum, Besuk, Kecamatan Kejayan, Kab Pasuruan, Jawa Timur itu tak jadi menghadiri temu alumni santrinya.

Tapi, almarhum menyempatkan diri utk menyampaikan pesan lewat telephone. “Pesannya agar anak-anak santri tetap menjaga kesantriannya. Jangan sampai hilang kesantriannya,” kata pria yg biasa disapa Gus Ipong itu.

Selain itu, almarhum berpesan kepada semua santri

untuk mendidik anak-anaknya ala santri.

“Kamu mendidik anak kamu bersama ala santri dan jaga ibadah,” sambung Gus Ipong menirukan almarhum.

KH Mas Subadar juga menyampaikan pesannya yg berkaitan dengan paham ahlussunnah wal jamaah yang dianut warga NU.

Almarhum berpesan supaya warga NU senantiasa menjaga paham tersebut. Almarhum pun meminta supaya gairah warga NU kembali ke gairah NU pada saat kepemimpinan KH Hasyim Asyari.

“Beliau mengharapkan bagaimana NU pada zaman Mbah Hasyim Asyari,” ujar Gus Ipong.

Adapun KH Muhammad Subadar menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu (30/7/2016) sekitar pukul 19.43 WIB.

Rois Syuriah PBNU itu wafat di kediamannya usai menjalani perawatan di Surabaya.

Kyai kelahiran 1942 itu awalnya dirawat di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, lalu dibawa ke RS Darmo Surabaya.

Selanjutnya almarhum meminta dipulangkan, walau proses perawatan belum selesai. KH Muhammad Subadar kemudian wafat setelah tiba di kediamannya.

Almarhum rencananya dimakamkan pada Minggu (31/7/2016) pukul 13.00 WIB di kompleks pemakaman keluarga.

sumber:PASURUAN, KOMPAS.com –

Facebook Comments

About @beritasantri

Check Also

Agung Hercules Meninggal Dunia di Usia 51 Tahun

Kabar duka kembali datang dari industri hiburan Tanah Air.Agung Hercules dikabarkan meninggal dunia pada Kamis (1/8/2019) …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *