Penjara Mapolsek Serengan Solo Berhantu, Ini Keanehannya!

 

Penjara di Mapolsek Serengan Solo ini berhantu. Setiap tahanan yang dijebloskan ke ruang penjara itu selalu bertingkah aneh.

Di sana, ruang penjara selalu kosong kendati polisi baru saja menangkap pelaku kejahatan. Aparat Polsek Serengan lebih memilih mengirim pelaku kejahatan ke ruang tahanan di Mapolresta Solo, ketimbang di Mapolsek Serengan.

 

Alasannya demi keselamatan tahanan. Padahal, ruang tahanan tersebut tak ada yang rusak atau ada lubang tembok yang bisa jadi celah kabur. Namun, sekali lagi atas nama keselamatan dan keamanan, tak ada tahanan yang dijebloskan ke dalamnya.

“Enggak ada apa-apa sih, Cuma demi keamanan, kami sengaja mengirim tahanan ke Mapolresta Solo,” kata Kasi Humas Polsek Serengan, Aiptu Suharyanto, saat berbincang dengan Solopos 

 

Suharyanto tak menyebutkan secara eksplisit alasan keamanan itu. Namun, yang jelas setiap tahanan yang dijebloskan ke dalam ruang tahanan Mapolsek Serengan mengaku tak betah.

“Pokoknya mengaku enggak betah. Ketimbang terjadi hal-hal yang tak diinginkan, ya kami pindahkan ke Mapolresta saja,” lanjutnya.

Tak Betah

Kapolsek Serengan, Kompol Edi Wibowo, membenarkan bahwa para tahanan banyak yang mengaku tak kerasan menempati ruang tahanan Mapolsek Serengan yang hanya berukuran 4 x 4 meter itu.

Ketika mereka dijebloskan ke dalam penjara, kata Edi, perilaku para tahanan tiba-tiba menjadi aneh-aneh. “Rata-rata teriak-teriak ketakutan. Kami jadi waswas sendiri,” jelasnya.

Pernah suatu hari selepas Isya, Edi menunggui seorang tahanan pelaku penganiayaan di luar jeruji penjara. Edi mengaku penasaran kenapa setiap tahanan di dalam penjara Mapolsek selalu minta dipindah ke ruangan di luar Mapolsek.

Ia lantas amati setiap sudut ruangan di antara lorong tersebut dengan seksama, termasuk seorang tahanan. Namun, tak ada hal aneh yang terjadi. “Nah, begitu saya tinggalkan, tahanan itu langsung teriak-teriak ketakutan. Katanya, ia melihat sesuatu di dalam kamar mandi,” kisahnya.

Kejadian itu, kata Edi, tak hanya sekali terjadi. Setiap tahanan yang meringkuk di sana, juga mengalami hal yang sama dengan kesaksian yang sama. “Akhirnya, setiap kali ada tahanan, saya pindah ke Mapolresta Solo. njagani kalau terjadi apa-apa,” paparnya.

Kini, ruang penjara itu hanya menjadi ruangan kosong. Ruangan itu setiap hari selalu dilalui petugas yang hilir mudik, namun tak ada tahanan yang dijebloskan ke sana dengan alasan keamanan.

Facebook Comments

About @beritasantri

Check Also

14 Orang Luka Kena Air Keras, Dukun Pemberi Ilmu Kebal Buron

Tangerang – Polisi memburu seorang dukun bernama Didi, 30 tahun, yang diduga mengajarkan ilmu kebal kepada belasan pria …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *