Jika di Banten ada Kiai Munfasir, di Nganjuk ada Kiai Mujajad atau dipanggil Mbah Jad. Nganjuk seperti tak pernah absen melahirkan orang-orang alim disetiap zaman. Maha Guru ulama tanah Jawa yang masyhur itu, Kiai Zainudin Mojosari Nganjuk seakan terlahir disetiap era. Mbah Jad yang usianya saya perkirakan 70 tahunan tidak …
Read More »Mbah Mannan Menolak Poligami, Padahal Istri Telah Meminta, Ini Kisahnya
Diantara sebab orang berpoliga karena alasan personal sebagaimana terjadi pada Nabi Ibrahim as atas permintaan istri pertama, Siti Sarah. Nabi Ibrahim kemudian memenuhi permintaan itu dengan menikahi Siti Hajar hingga lahirlah Nabi Ismail as. Permintaan itu dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa hingga usia mencapai lebih dari 80 tahun, ternyata Nabi Ibrahim …
Read More »Karomah Ra Lilur: Main Drama Tapi Ada di Dua Tempat dalam Waktu yang Sama
Ini keanehan lain dari Ra Lilur (KH Khalilurrahman, cicit Syaichona Cholil Bangkalan). Suatu ketika, H Husni Madani, ajudan Ra Lilur menggelar resepsi pernikahan salah satu putri ajudannya, di Desa banjar, galis, Bangkalan Madura. Sat itu, Ra Lilur mengundang secara pribadi sekitar 300 kiai madura. Yang membuat para undangan tercengang, secara …
Read More »Kiai Mustandji: Keturunan Tukang Topeng yang Jadi Kiai, Ahli Tirakat, Diyakini Punya Ilmu Rogosukmo
Sosok almarhum Kiai Mustandji Yusuf tidak asing bagi masyarakat Sumenep khususnya masyarakat Desa Errabu Kecamatan Bluto Kabupaten Sumenep-Madura. Beliau merupakan pengasuh pondok Pesantren Mashlahatul Hidayah yang terkenal ahli tirakat sejak kecil hingga masa-masa akhir mengasuh pesantren. Pengembaraan spiritual yang panjang melalui tirakat (baca: tapa) membuat beliau memiliki banyak keistimewaan yang …
Read More »Mengenal Sosok Al-Haytham, Ilmuwan Muslim yang Penemu Kamera Pertama Kalinya
Kita sadari ataupun tidak, indonesia yang kebanyakan memeluk agama islam lebih kenali para ilmuan – ilmuan barat dengan bermacam karya dan juga penemuanya. sementara itu banyak ilmuwan muslim terdahulu yang amat pandai. dibalik penemuan – penemuan ilmuwan barat itu lebih banyak dilandasi oleh prinsip – prinsip dasar dari ilmuwan – …
Read More »Kiai As’ad: Meskipun Jibril Turun Memaksa, Saya Menolak!
Betapa ulama terdahulu telah memberikan contoh kerendahan hati dan rendah diri yang baik. Tiada meninggikan diri apalagi berambisi tinggi. Salah satu kiai sekaligus ulama yang telah memberi teladan demikian adalah Pengasuh Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo Kiai As’ad Syamsul Arifin. Al-kisah, setelah kepergiaan Hadratussyaikh Hasyim Asy’ari ke haribaan Allah …
Read More »Agar Keinginan Cepat Dikabulkan, Ini Ijazah Al-Fatihah Dari KH. M. Munawwir, Krapyak
Setiap orang tentunya memiliki keinginan atau hajat yang berusaha diraih. Sayangnya, tidak jarang mereka salah jalan dengan mendatangi dukun atau tukang ramal untuk dimintai pertolongan. Padahal, di dalam Islam diajarkan untuk berdoa, memohon kepada Allah, agar hajat atau keinginan tersebut bisa terwujud dengan membawa kebaikan. Berbagai aneka doa telah diajarkan, …
Read More »Gusdur Memberi Segenggam Pasir, Terbangun Rumah Mewah
Pengasuh Pesantren Al-Mizan Majalengka, KH Maman Imanulhaq bercerita mengenai “karomah” Gus Dur yang dirasakan olehnya. Diceritakan bahwa suatu hari Kiai Maman ditanya oleh Gus Dur. “Kang Maman udah punya rumah belum?” tanya Gus Dur “Belum Gus, ada juga garasi punya mertua, saya bikin rumah,” jawab Kiai Maman. “Oh kalau begitu …
Read More »Kewalian Mbah Ali Mas’ud, 8 Tahun Bisa Baca Kitab Gundul Hingga Mematikan Mesin Pesawat
Mbah Ali Ali Mas’ud wali majdub sejak kecil. Alkisah suatu hari Jend. A.H Nasution diantar KH. Mahrus Ali Lirboyo sowan ke mbah Mas’ud. Sesampai disana diberi segelas air suwuk (air yang sudah didoakan oleh mbah Ud) sambil berucap: “Ombehen lee, kowe ben selamet” (minumlah nak, kamu biar selamat). Dan terbukti …
Read More »Karomah Mbah Kholil Mbangkalan Menyembuhkan Penyakit Lumpuh
Waktu dulu, Mbah Kholil Mbangkalan (begitu orang-orang ditempatku menyebutkan Bangkalan-Madura) akan kedatangan tamu orang cina perempuan. Tamu tersebut mempunyai hajat karena sudah capek berobat dari penyakit lumpuh, tanya kesana-kemari, akhirnya mendengar kemasyhuran kewalian Mbah Kholil. Dari Cina datang ke-Bangkalan dengan ditandu (diangkat empat orang dengan menggunakan tandu) maklum jaman dulu …
Read More »
Beritasantri.net Berita paling update seputar santri | islam | pesantren