Cerita Gus Dur Digoda Makhluk Halus Istana

Putri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Yenny Wahid, membenarkan kabar tentang keangkeran Istana Negara.

“Istana memang seram. Ada beberapa ruangan yang tidak nyaman,” kata Yenny seperti dikutip Tempoco, Kamis, 23 Oktober 2014.

Menurut Yenny, Gus Dur sempat beberapa kali digoda makhlus halus. “Bapak sering, lagi duduk di kursi, eh, tiba-tiba kursinya bergoyang sendiri. Lalu Bapak mendehem, ‘Wes, aku ngerti kowe ono, ojo ganggu aku ya (Sudah, saya tahu kamu ada, jangan ganggu saya, ya). Kamu di duniamu, saya di dunia saya sekarang’,” ujar Yenny menirukan bapaknya.

Karena itulah saat Gus Dur menjadi presiden keluarganya rutin menggelar pengajian di Istana. Namun, kata Yenny, pengajian tidak mengurangi keisengan makhluk dunia lain di sana. Suatu kali, Yenny bercerita, saat berlangsung pengajian, pohon beringin di halaman Istana mengeluarkan asap putih. Semua peserta pengajian pun ketakutan. “Tapi Bapak bilang, ‘Enggak usah takut, mereka juga mau ikutan mengaji’,” kata Yenny.

Yenny yang menempati kamar tidur di sayap kanan istana bersama adik dan kakaknya lantas bercerita tentang gangguan yang dialami beberapa teman adiknya yang pernah menginap di sana.

“Beberapa teman adik saya yang pernah menginap di Istana juga pernah diganggu. Saat melintas malam-malam di ruangan tengah yang menghubungkan kamar kami dengan kamar Ibu-Bapak, sering ada makhluk seperti orang bertubuh besar berlari kencang,” kata Yenny.
Walhasil, teman-teman sang adik pun ketakutan. “Ada juga yang cerita ketika berada di kamar adik saya seperti ada yang meniup tengkuk. Syukurnya, teman-teman adik saya paham dan kelamaan jadi terbiasa, enggak takut lagi,” kata Yenny.

Ibu tiga anak ini mengatakan Gus Dur sering mengajurkan keluarganya untuk menghargai pluralisme dan toleransi, bukan hanya terhadap sesama manusia, melainkan juga mahluk lain.

Yang membuat Yenny bersama kakak dan adik-adiknya berani tinggal di Istana adalah bapaknya yang sering mengingatkan supaya mereka bisa berdamai dengan makhluk dunia lain. “Caranya, ya, seperti Bapak. ajak ngobrol sapa dan anggap saja mereka mau kenalan atau beri kesempatan kalau mereka juga tinggal di sini,” katanya.

Meski begitu, Yenny mengatakan, Presiden Joko Widodo tak perlu khawatir dengan situasi itu. “Semuanya sudah dibersihkan sejak zaman Gus Dur tinggal di sana,” tambah Yenni.

Facebook Comments

About @beritasantri

Check Also

Hidupnya Nyah Nyoh, Gaya Kewalian Gus Dur yang Sudah Tersingkap

Masih Tentang Waliyullah Gus Dur Sore tadi mujalasah dengan KH. Nur Kholis, Pengasuh Ponpes At-Taqi, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *